Ntah APA
Sabtu, 26 januari 2013. Tadi sore dibawah langit kelabu dengan air langit yang menetes pelan dan jarang aku melihat mu lagi, kali ini kau tersenyum dan aku tak kalah manis membalas senyum itu. Pabrik tua yang un-operational itu jadi saksi kali ini. Masih ada rasa yang “berbeda” mungkin tak sekuat dulu, tapi masih kuat. Bukan juga cinta, tapi ntah apa namanya. Yang ku tau rasa itu haya akan datang bila melihat nya, tak seperti aku melihat laki-laki lain yang kusuka, atau yang menyukaiku, atau bahkan yang punya posisi yang sama dengan nya >>> mantan pacar ku, tapi bukan mantan sahabat ku. Hahhhhhhhhhhhhh… menghindar untuk tidak melewati depan rumah nya tidak menutup kemungkinan untuk bertemu dengan nya. Sesungguhnya aku tak mau melihat nya, tapi aku merasa bersyukur jika di jalan aku berpapasan dengan nya.. tuhan.. rasa apa ini??? (macam buat novel ahh bahasanya) Sehabis magrib, aku pengen dengar sauranya, dan tengtereng.. aku menghubungi nya.. --- nyambung ternyata, nomor...